KOMUNIKASIKRISIS PT. JOUSKA FINANSIAL INDONESIA DALAM PEMULIHAN CITRA PERUSAHAAN Isyraqi Khairy Siregar1*dan Kurniati Putri Haeirina2 1,2Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, Jakarta - Indonesia *isyraqikhairy@ Jouska is an independent financial advisory company that provides offline and online consulting services thatJakarta - Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap berbagai tantangan ekonomi global di 2022. Hal ini disampaikan dalam penutupan perdagangan PT Bursa Efek Indonesia BEI Tahun mulai dari krisis energi, gangguan rantai pasokan imbas pandemi, hingga efek dari krisis properti China. Semua tantangan itu diprediksi akan lebih terasa pada 2022."Krisis properti di China evergrande yang utangnya US$ 300 billion dan ini efeknya akan terasa di 2022. Kemudian, kita ketahui bahwa tingkat suku bunga di Amerika itu lebih rendah dari inflasi, kita juga melihat ada potensi tapering of dari The Fed," kata Airlangga dalam seremoni penutupan perdagangan BEI, Kamis 30/12/2021. Namun, Airlangga yakin Indonesia kuat menghadapi tantangan tersebut lantaran mampu bertahan melewati hantaman pandemi selama 2 tahun terakhir."Tentu kita melihat bahwa telah terjadi optimisme dengan penanganan COVID-19 yang di bulan Juli sudah mencapai Namun kita sudah melihat dalamnya penurunannya sudah lebih dari 90%, bahkan secara rata-rata jika sudah konsisten sekitar lebih dari 4 bulan kasusnya di bawah 300," ke halaman berikutnya. Langsung klikSimak juga Video Jokowi Groundbreaking Industrial Park Mulai Transformasi Ekonomi![GambasVideo 20detik] 1 Ini 5 Krisis Keuangan Terparah di Dunia. Jakarta, CNBC Indonesia - Krisis keuangan hebat pernah melanda berbagai negara dunia. Salah satunya adalah Indonesia. Pada tahun 1997-1998, ekonomi Indonesia dinyatakan terjerat krisis setelah terkena imbas dari kacaunya kondisi keuangan Thailand dan beberapa negara Asia lainnya.
SUMEDANG, - Krisis global akibat dampak perang Rusia-Ukraina mulai dirasakan industri tekstil di Indonesia. Koordinator Hubungan Industri Asosiasi Pertekstilan Indonesia API Andrew Purnama mengatakan, ekspor tekstil Indonesia turun drastis pasca-perang Rusia-Ukraina."Pasar ekspor Indonesia lagi turun, karena adanya perang yang berkelanjutan. Sehingga memang, ketika perang itu berkelanjutan berdampak pada krisis ekonomi. Makanya sekarang permintaan ekspor dalam negeri itu turun," ujar Andrew usai berdialog dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Menko PMK Muhadjir Effendy di PT Kahatex, Sumedang, Jawa Barat, Rabu 16/11/2022. Baca juga Potensi PHK Massal Tinggi, Pemprov Jabar Siapkan Mitigasi Andrew menuturkan, hilangnya pasar ekspor ini, membuat kondisi perusahaan tekstil di Indonesia over stock. Sebab di sisi lain, pasar dalam negeri pun tidak tersedia, karena dibanjiri produk impor yang tidak terbendung. "Sehingga, kondisi ini menyebabkan produk tekstil dalam negeri tidak ke mana-mana, imbasnya perusahaan-perusahaan tekstil di Indonesia mengalami over stock," tutur ini pula yang menyebabkan perusahaan tekstil mengambil kebijakan untuk merumahkan karyawannya. Baca juga Kadisnakertrans 3 Perusahaan di Banten Bukan Hengkang tapi Ekspansi Hasil survei pihaknya, dari 1-16 November 2022, sebanyak 149 dari 233 perusahaan telah melakukan pengurangan jumlah karyawan. "Jadi, dalam 16 hari ini saja, sudah ada karyawan se-Indonesia yang dirumahkan oleh perusahaannya. Untuk di Jabar sendiri, pengurangannya sudah ada karyawan," sebut Andrew. Andrew menyebutkan, status dirumahkan tersebut, ada yang memang hanya sementara waktu, dan ada pula yang berlanjut dengan pemutusan kontrak kerja. "Jadi ancaman PHK itu, saat ini memang nyata adanya, seperti yang telah disampaikan oleh rekan-rekan buruh tekstil kita di Indonesia," sebut Andrew.PemerintahIndonesia merespon dengan serangkaian komitmen untuk mencegah krisis ini terulang, juga berjanji untuk meminta pertanggungjawaban dari pihak-pihak yang bertanggung jawab, termasuk perusahaan-perusahaan yang mana ditemukan api di lahan mereka. Indonesia menerapkan Prinsip tanggung jawab mutlak kepada pihak perusahaan sehubungan dengan
DirekturEksekutif Asosiasi Perusahaan Migas Nasional (Aspermigas) Moshe Rizal mengatakan Krisis energi yang tengah terjadi di Inggris dinilai dapat menjadi peluang pasar baru bagi komoditas gas dari dalam negeri. Indonesia dinilai berpeluang menjadi pemasok gas untuk Inggris di tengah terganggunya pasokan dari Rusia dan Amerika Serikat.
Padatahun 1998, persentase penduduk miskin tercatat sebanyak 24,23 persen (49,5 juta orang) (DataStrategis BPS).. Tingginya angka kemiskinan tersebut dikarenakan krisis ekonomi yangmelanda Indonesia pada pertengahan 1997 yang berakibat pada meroketnya harga-hargakebutuhan dan berdampak parah pada penduduk miskin (Data Strategis BPS).